First Time Working


Liburan telah tiba…

Yaah, walaupun pengumuman UN masih belum diumumkan, tapi liburan yang aaaamuuaat panjang ini sudah menjadi ritual tiap tahun yang menyenangkan bagi sebagian (catet: sebagian) pelajar SMA kelas 3 yang baru saja lulus. Sebagian lainnya tentu saja justru belajar lebih keras untuk persiapan UMB dan SNMPTN mendatang karena belum mendapatkan kursi di PTN. Sementara sisanya(termasuk saya) menganggap liburan ini sama sekali tidak menyenangkan.

Sungguh tidak menyenangkan karena disamping dag dig dug-nya  menunggu hasil UN, tidak banyak yang bisa saya lakukan selama liburan. Dulu saya pikir liburan ini akan terasa menyenangkan (maklum, sekolah saia jarang sekali ngasih libur), tapi ternyata…. Jauuuuh lebih enak hari-hari sekolah. Saya pikir saya harus segera mencari kesibukan, tapi apa?? membaca buku?? Itu bukan kesibukan… Tapi hobi di waktu senggang.

Selama liburan ini saya diajak bekerja di bag. pembukuan sebuah bengkel. Awalnya saya senang sekali karena pada akhirnya saya bisa mencicipi bagaimana rasanya bekerja (dan membantu saya menghabiskan waktu selama liburan) ditambah lagi pekerjaan pembukuan yang gampang sekali membuat saya tambah senang. Tidak peduli apakah saya mendapat uang atau tidak (berhubung bengkel tersebut adalah bengkel ayah saya), yang penting saya bisa belajar bekerja.

Aaah, tapi itu hanya awalnya saja. Sekarang saya merasa bahwa pekerjaan tersebut benar2 bukan pekerjaan yang saya inginkan dan sekarang saya merasa tidak enak. Saya ingin berprestasi, itu sudah tentu, tapi saya tidak ingin bekerja di tempat yang sama dengan orangtua saya karena saya merasakan orang2 merasa segan terhadap saya disana (saya tidak suka ini). Mau turun ke lapangan… tapi bingung. Bingung karena saya tidak mengerti urusan mobil. Tidak satu istilah pun soal mobil yang saya tahu. Ditambah lagi saya kadang harus menerima keluhan klien. Yaah, memang sih saya tinggal nyerahin urusan ngobrol sama klien ke orang bengkel, tapi justru ini membuat saya merasa tidak nyaman. Saya jadi merasa tidak berguna karena tidak bisa berbicara pada klien. :geleng2:

Pekerjaan yang saya lakukan relatif sedikit dan kebanyakan waktu justru saya gunakan untuk membaca buku dan surfing internet. Mungkin banyak orang yang justru menginginkan pekerjaan semacam ini tapi saya tidak. Saya ingin sekali merasa dibutuhkan dan memiliki banyak sekali kesibukan (I feel alive jika saya merasa sibuk), bukan pekerjaan yang sedikit seperti ini.

Yaaah, mungkin saya terlalu manja dan pilah-pilih sementara diluar sana masih banyak pengangguran yang sulit mencari kerja. Saya seharusnya merasa bersyukur karena bisa memiliki kesempatan bekerja seperti ini padahal saya sendiri belum lulus SMA. Untuk saat ini saya harus mencoba bertahan (jiiiaaah… kyk lagunya Pinkan Mambo) demi pengalaman dan untuk bekal masa depan. Terima kasih Ya Allah! Engkau telah memberikan begitu banyak untuk hamba-Mu ini yang selalu tidak pernah puas.

Saya harus mencoba membuat pekerjaan ini menyenangkan. Apapun caranya…

Tentang Joevarian

Just an ordinary boy (or guy maybe? whatever!) who dreams for some unordinary things...
Pos ini dipublikasikan di General, The Words dan tag . Tandai permalink.

2 Balasan ke First Time Working

  1. wahyu am berkata:

    hmm, bosen juga yah kalo gitu-gitu aja kerjaanya😆

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s