Perpisahan…?


Inikah namanya perpisahan??

Entah kenapa perpisahan SMA ini koq sama sekali tidak…. menarik… dan membosankan…

Dalam perpisahan ini tadinya saya ditugasi untuk pidato sebagai perwakilan kelas XII. Tapi karena sudah menjadi tradisi bahwa yang harus berpidato di depan umum adalah ketua OSIS angkatan yang sama, maka saya diberikan tugas yang lain… Menjadi pengantin dalam prosesi pelepasan…

Awalnya, pada pagi hari, acara berlangsung cukup bagus (klw dalam skala 1 sd. 10 ya saia nilai 8.5), apalagi ada permainan angklung yang lumayan keren… Tapi semakin siang, entah kenapa koq kualitas acaranya semakin menurun ya…

Acara mencapai puncaknya saat proses pelepasan. Pada acara ini semua orang antusias memperhatikan dan men-dokumentasikan acara ini. Setelah itu diadakan acara foto per kelas. Akan tetapi etelah itu… Banyak orangtua siswa yang sudah kabur.. Karena bosan barangkali…

Acara bertambah semakin tidak menarik setelah shalat dzuhur. Setelah shalat dzuhur tentu giliran anak2 kelas X dan XI yang mengisi pensi. Beberapa dari mereka memang agak menarik. Ada yang bersuara cukup merdu, ada pula yang memang benar2 menguasai panggung. Tapi sisanya?? Oh tidak saya tidak ingin membicarakannya. Saya menghargai usaha dan kemampuan mereka semua, tapi… sungguh membosankan…

Aaah, mungkin saya-lah yang terlalu idealis. Selalu menuntut sesuatu yang ideal. Tapi saya rasa teman2 kelas 12 pun banyak yang setuju dengan saya. Perpisahan kali ini kurang begitu berkesan. Jika awalnya saya nilai 8.5, sekarang hanya tinggal 6. Namun demikian, sebagai perkumpulan terakhir, It’s worth it laah… Dan buat kelas XII yang ga dateng sih harusnya nyesel. Karena ini perkumpulan untuk yang terakhir kalinya.

Hanya saja ya… Itu tadi… Masalah acara. Kedepannya semoga acara perpisahan sekaligus (dalam tanda kutip) “pensi” bisa berjalan lebih baik lagi.

Tentang Joevarian

Just an ordinary boy (or guy maybe? whatever!) who dreams for some unordinary things...
Pos ini dipublikasikan di General, The Words dan tag . Tandai permalink.

2 Balasan ke Perpisahan…?

  1. Randy berkata:

    Ahaha… Emang kan bnsal kya gtu! Nak nak nya juga bgtu. Show nya jg bgtu. Tmpat nya jg bgtu. Msa plepasan d lpangan alay kea gtu kan? Gila dah! Uda gtu nak2 OSIS skrang ga suka ma yg baru. Ursan kstum, frmal dresses kya kmren kan uda sring bangeet!! Knpa g dbkin cria aja? Pke bju casual aj kek. Ga use formal2 bgt! Tmpatnya aja nggak formal (lpangan alay) msa mau dtabok jas ma blazer! Uda gtu dekornya ga ekskutif bgt! Pake renda renda gtu kan! Lbh pantes kondangn dah tuh! Swa tmpat npa ya bnsal! Uda pmbekalannya dr taun ke taun cma ke yawitra!! Kmaren smp dah ke ywitra, sma ntar ksono lage! Bset dah!! Huah.. Huah.. Jadi curhat siang bolong! Hahaa!

    • joevaryan berkata:

      Ahahaha…
      Tp rasanya berlebihan lha klw mengatakan lapangan alay. Gk seburuk itu koq. Yah dari segi panggung dan desain acara sih ya dah oke laa. Tp pensinya itu lho…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s