Wahana Dunia Fantasi


Dahulu kala, ketika saya masih duduk di kelas 5 Sekolah Dasar, saya dan keluarga pergi ke Taman Impian Jaya Ancol (TIJA). Disana kami pergi ke berbagai tempat rekreasi diantaranya Seaworld, Pantai, Pasar Seni, dan juga Dufan. Pada waktu itu, dufan (singkatan dari Dunia Fantasi) adalah tempat yang menakutkan bagi saya. Sungguh menakutkan, sampai-sampai hampir tidak ada satupun wahana yang berani saya naiki. Tapi itu dulu lho… Dulu…

Sekarang, saya tidak perlu takut lagi. Sekarang ini saya justru berpikir akan betapa bodohnya saya dulu takut dengan mainan-mainan seperti itu. Saya tidak sabar untuk pergi ke dufan sampai Senin (15 Juni 2009) kemarin saya mendapatkan kesempatan untuk mencicipi wahana di dufan bersama teman-teman sekolah. Sungguh pengalaman yang sangat langka, ditambah lagi karena salah satu teman kenal dengan orang dalam, kami semua mendapatkan potongan harga 50% (woooow!!!). Dalam kesempatan kali ini, saya tidak mau takut seperti dulu lagi. Kali ini saya harus mencoba semua wahana! Harus!

Inilah kronologi wahana yang saya naiki mulai dari awal sampai akhir. Mudah-mudahan bisa menjadi bahan pertimbangan buat kalian yang ingin ke dufan. Saya ngasih rating buat tiap wahana dalam skala 1 sd. 5. Semakin besar rating, semakin extreme permainan.

1. Kora-Kora

Pertama kali naik, WOOOOOW!!! Begitu mendebarkan!! Serasa terbang di langit!! WOOOOOOOW!! Pokoknya kalau gak naek ini sih nyesel deh… Apalagi kalau gk duduk di barisan belakang… Bagi yang ingin mencoba pengalaman serasa terbang,, naikilah Kora-Kora.

Extreme Rating: 4

2. Extreme Log

Antrean aja panjang, tapi wahananya sih biasa aja… Menurut saya gak ada yang mendebarkan dari Extreme Log. Tapi buat pemanasan sebelum naik yang extreme-extreme lainnya sih boleh juga laah…

Extreme Rating: 2

3. Halilintar

Bukan ke dufan namanya kalau ga naek halilintar. Awalnya saya agak merinding juga siih, naek wahana yg satu ini. Tapi saya memberanikan diri aja laahh… Pas dicoba, eeeeh… gataunya biasa aja tuh. Gak ada yang extreme. Rugi deh kalau takut naek ginian. Extremenya sih masih kalah dibandingin kora-kora.

Extreme Rating: 3

4. Pontang-Panting

Pusink! Dari awal sampe akhir kita cuma diputer-puter doank. Ga ada yg terlalu extreme dari wahana yang satu ini. Malahan bikin ngantuk. Tapi buat kalian yang gampang mual sih mendingan jangan naik ini deh…

Extreme Rating: 2

5. Kicir-Kicir

Ini dia, the one and only! Permainan paling extreme yang ada di dufan. Lihat saja dan buktikan. Awalnya, ketika saya melihat orang lain naik,  wahana ini tidak terlalu menegangkan. Tapi ketika saya coba buktikan sendiri,,, Aaaaarrrgggghhh!!!! Pokoknya perasaan campur aduk deh di wahana yang satu ini!!

Extreme Rating: 5

6. Tornado

Satu kata. Seru! Bukan hanya menegangkan dan mendebarkan tapi juga menyenangkan! Tipe permainan yang sama seperti kicir-kicir, tapi lebih seru. Tornado juga adalah wahana termuda di dufan, dan kabarnya pernah menelan korban. Ayo! Pacu adrenalinmu di wahana yang satu ini!

Extreme Rating: 4

7. Arung Jeram

Basah, basah, basah… Ga ada yang seru dari wahana ini, cuma basah aja. Kalau mau naik wahana ini sebaiknya pikirkan baju ganti. Jangan lupa bawa baju ganti jika masih ingin melanjutkan permainan lainnya.

Extreme Rating: 2

8. Rajawali

Saya naik wahana yang satu ini cuma demi satu tujuan, ngeringin baju. Bukan tipe permainan extreme, tapi lumayan menyenangkan laah… Putarannya makin lama makin kenceng, jadi jangan harap bisa melihat pemandangan di bawah walau sepertinya tampak indah.

Extreme Rating: 2

9. Burung Tempur

Entah kenapa saya mencoba wahana yang satu ini. Wahana yang EXTREME!! Tapi extreme-nya buat anak TK. Buang-buang waktu aja naek beginian…

Extreme Rating: 1

10. Rumah Miring & Rumah Kaca

Juga bukan tipe permainan extreme. Di rumah miring, yang perlu kita lakukan hanya mengikuti jalan. Hanya saja kita harus hati-hati terhadap keseimbangan. Di rumah kaca, kita hanya perlu menemukan jalan. Jalan yang mudah dan sama sekali tidak menantang.

Extreme Rating: 1

11. Istana Boneka

Awalnya saya pikir ini hanyalah sebuah tur membosankan ke ruangan yang penuh boneka (such girly XP). Tapi ternyata yaa…. Lumayan laaah… Jadi tau beberapa pakaian adat dan budaya negara-negara lainnya. Tapi ada satu hal yang saya pikirkan. Seandainya tengah malam saya berada di sana, sendirian, bersama boneka-boneka ala Chaki…. Oooh, tidak!

Extreme Rating: 1

12. Bianglala

Wahana terakhir yang saya naiki. Bianglala memang adalah wahana malam yang bisa membuat kita terpesona dengan keindahan pemandangan dari atas. Sebagai wahana penutup yang romantis, pilihlah Bianglala atau bahasa kerennya Ferris Wheel.

Extreme Rating: 1

Ok,, itulah pengalaman saya di dufan menaiki wahana-wahana yang telah saya sebutkan di atas. Sebenarnya masih ada beberapa wahana yang belum saya naiki seperti ombang-ambing (Kyknya seru, tapi belum naik), ontang-anting (Seru tuh… Kayaknya…), niagara-gara (karena basah), kuda-kudaan (saya gk tau namanya apa😛 dan nampaknya saya juga tidak berminat menaikinya), dan Bola Gelo (saya menyebutnya BoGel), Bom-Bom Car (pengen nyoba sih…). Yaah, mungkin di lain kesempatan saya akan menaikinya.

Pokoknya ya itulah my thrilling experience in Dufan. Rekreasi ini juga sebagai perpisahan terakhir dengan teman-teman BanSal. So, Farewell, my friends… I’ll be looking for the next recreation… ^_^

Tentang Joevarian

Just an ordinary boy (or guy maybe? whatever!) who dreams for some unordinary things...
Pos ini dipublikasikan di General, The Words dan tag . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Wahana Dunia Fantasi

  1. taUbat berkata:

    kalau hysteria, bisa naik nya kita harus tinggi seberapa sich? maklum aku lumayan boncel

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s