4 Years in Jogja…


Yogyakarta. Kota pelajar. Kota yang masih menjunjung tinggi budaya tradisional Jawa. Kota dalam daerah dimana batik merupakan pakaian yang umum dan orang-orang tidak malu mengenakannya. Kota yang indah, ramah, dan berbudaya tinggi. Kota berpendidikan dan beretika Pancasila. Kota dimana saya tinggal dan berkuliah sekarang.

Sebelum saya di Jogja, perasaan saya sangat campuraduk sekali. Antara sedih karena harus meninggalkan teman-teman dan keluarga, antusias karena memikirkan kehidupan menarik seperti apa yang akan saya temukan di sana, takut karena masih banyak hal yang saya belum pernah lakukan sebelumnya, dan juga senang karena saya pada akhirnya bebas melebarkan sayap saya di belantara kemandirian diri. Berlebihan? Tidak. Itulah yang benar-benar saya rasakan. Setidaknya untuk sekarang ini. Ya, untuk sekarang ini.

Ketika postingan ini saya tulis, saya sudah merasakan hari pertama saya berada di UGM. Tentu, selama saya di Jogja saya tinggal di asrama milik UGM, yang bernama Dharmaputra Residence. Konon kabarnya, Dharmaputra Residence dahulu merupakan tempat penampungan orang-orang lanjut usia (Panti Jompo secara umum disebut). Namun setelah dibeli oleh pihak universitas, maka Dharmaputra sepenuhnya menjadi hak milik UGM. Sehari berada di asrama ini, sungguh membosankan. Tidak banyak yang bisa saya lakukan, ditambah lagi saya masih belum memiliki teman disini. Apalagi karena sifat saya yang cenderung agak pasif dan penyendiri membuat saya agak malu untuk mulai berkenalan dengan teman-teman seasrama. Saya harap kedepannya saya bisa lebih mengakrabkan diri dengan mereka.

Kembali mengenai UGM, tadi sewaktu saya pergi ke kampus untuk mengambil jas almamater, saya secara tidak sengaja bertemu dengan seseorang di dekat kopma. Orang ini bernama Dwi. Dia sedang menunggu temannya di dekat kopma. Saya yang pada waktu itu sedang kebingungan mencari jalan, secara kebetulan berpapasan dengan Dwi. Akhirnya dia menunjukkan dimana letak kopma UGM dan dari situ saya tahu dia juga berada di fakultas bahkan jurusan yang sama dengan saya. Nah, dari situ akhirnya kita berbicara banyak dan singkat kata kami sudah berteman sekarang. Yah, teman pertama sejak saya di Jogja.

Sekarang ini saya sangat menantikan masa-masa belajar di kampus. Saya sudah sangat menunggu saat-saat ini sejak dulu saya dinyatakan lulus PBS, dan tanpa terasa sudah 5 bulan berlalu sejak pengumuman PBS. Seminggu lagi, upacara penerimaan mahasiswa baru akan diadakan dan kuliah akan segera dimulai. Saya sangat berharap saya bisa mewujudkan impian saya untuk mendapatkan Indeks Prestasi yang membanggakan. Itu cita-cita saya, oleh karena itu saya akan berusaha untuk menggapai hasil maksimal di jurusan ini. Insya Allah…

Tentang Joevarian

Just an ordinary boy (or guy maybe? whatever!) who dreams for some unordinary things...
Pos ini dipublikasikan di General, The Words dan tag . Tandai permalink.

2 Balasan ke 4 Years in Jogja…

  1. Agus Suhanto berkata:

    terimakasih a atas postingnya yang bermanfaat…kenalkan sy Agus Suhanto

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s