Pilihan Dalam Hidup


Hidup adalah mengenai pilihan. Siapa yang mengatakan hal itu untuk pertama kali saya tidak tahu, tetapi saya bisa mengatakan bahwa quote itu memang benar demikian adanya. Tentu, sebagai seorang Islam saya percaya pada takdir dan memang ada banyak hal yang tidak bisa kita ubah. Apakah kita bisa memilih siapa orangtua kita? siapa yang kita inginkan untuk menjadi keluarga kita? atau siapa jodoh kita? Tentu tidak. Semuanya sudah digariskan oleh Allah SWT dan tidak ada yang bisa mennyanggah-Nya. Tapi yang saya tekankan disini adalah nasib, bukan takdir. Kita sebenarnya bisa memilih bahkan mengendalikan nasib kita sendiri. Yang perlu kita lakukan hanyalah terus berpikir positif, ciptakan tujuan setinggi mungkin, dan terus beribadah kepada Allah SWT.

Tapi cukup mengenai philosophical talks. Disini saya hanya ingin menulis mengenai jurusan pilihan saya di universitas, yaitu jurusan kimia. Sebenarnya, apakah saya pantas dan cocok untuk berada d jurusan ini? Memang cita – cita saya adalah untuk menjadi ilmuwan yang bisa menaikkan derajat bangsa Indonesia di mata dunia. Tapi apakah saya ingin menjadi ilmuwan kimia? Selama beberapa bulan ini saya berada di jurusan kimia, saya sama sekali tidak menemukan tiran saya (saya menyebut tiran, seperti Sigmund Freud menyebutkan kata yang sama dan dengan makna yang sama). Saya tidak menemukan ketertarikan yang teramat sangat dalam ilmu kimia.

Kebanyakan mereka yang masuk FMIPA mungkin keluar dari Fakultas ini karena FMIPA dianggap kurang menghasilkan lulusan yang memiliki lapangan pekerjaan. Akan tetapi bukan itu alasan saya disini. Saya tidak peduli dengan prospek kerja suatu bidang ilmu yang saya dapat, karena bukan masalah apa yang bisa saya dapatkan dari ilmu itu, melainkan apa yang bisa saya berikan pada ilmu itu. Hanya saja saya masih merasa bahwa kimia bukanlah bidang saya dan sekarang ini jujur saja saya sedang kekurangan motivasi di jurusan kimia ini. Saya terus mempertanyakan kepada diri saya, apakah ini jurusan yang terbaik buat saya? Apakah saya cocok masuk ke jurusan ini?

Lewat beberapa “multiple intelligences test”, saya semakin yakin bahwa bakat saya berada di psikologi, filsafat, atau sejarah. Jurusan – jurusan yang sangat jauh dari bidang kimia. Dikatakan lewat tes-tes, saya memiliki “Intrapersonal Intelligence” yang merupakan kecerdasan melihat kepada diri sendiri. Orang-orang dengan kecerdasan Intrapersonal cenderung melihat kepada diri sendiri, sehingga memiliki wawasan yang luas mengenai sifat-sifat manusia dan filsafat kehidupan. Ini menyebabkan orang – orang intrapersonal sangat cocok berada di disiplin ilmu psikologi, filsafat, atau ilmu agama. Hal ini didukung pula dengan ketertarikan saya yang teramat sangat di dalam bidang psikologi, humaniora, dan filsafat. Dan sekarang ini saya harus memilih, apakah saya akan tetap di jurusan kimia ataukah saya pindah ke jurusan yang saya minati?

Walaupun begitu, saya tetap yakin bahwa jurusan kimia adalah yang terbaik buat saya saat ini. Everything happens for the Best, dan mungkin memang saya ditakdirkan untuk masuk ke jurusan ini. Walaupun begitu, saya masih termotivasi di jurusan ini karena merupakan satu-satunya jurusan kimia di Indonesia yang mendapatkan akreditasi internasional sehingga memudahkan akses untuk mendapatkan beasiswa ke luar negeri. Tapi juga tidak tertutup kemungkinan bahwa saya akan melanjutkan studi saya ke jurusan lain. Saya sungguh bingung…

Tentang Joevarian

Just an ordinary boy (or guy maybe? whatever!) who dreams for some unordinary things...
Pos ini dipublikasikan di Philosophy, The Words dan tag . Tandai permalink.

3 Balasan ke Pilihan Dalam Hidup

  1. enggar handyani berkata:

    sudah on right track..!,,key of succses, keep on move..
    apa yg dijalankan hari ini ..selesaikan & tuntaskan, hingga waktu tak terasa mencapai akhir dari perjalanan seorang mahasiswa yg berhasil di bidangnya..!..apabila menuruti keinginan tidak dapat semuanya bisa kita penuhi, tetapi apa yg sudah ada dalam genggaman jangan pernah terlepas karena dibalik itu semua, ada rahasia tersembunyi yg Allah peruntukan sesuatu yg istimewa untuk kita… ^_*

  2. enggar handyani berkata:

    joe..jurusan kimia filsafat kalii…
    mudah2an kamu sebagai penemunya..heheeee
    love n hug,,

    • Joevarian berkata:

      udah ada ma, nama ilmunya = filsafat dan frontier kimia

      jadi bukan penemunya lagi deh. Enggak, joe kmaren konsult ke psikolog, n katanya bisa ngambil multidisiplin kok. Jadi nanti S-2 joe ngambil psikologi deh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s