10 Buku dan Novel Favorit Saya


Membicarakan mengenai buku, ada beberapa buku yang menjadi favorit saya. Banyak diantaranya yang memberikan kesan tertentu bagi diri saya lewat gaya cerita dan penuturannya, isi cerita dan panduan yang ditulis, serta amanat yang terkandung di dalam buku itu. Disini saya akan menuliskan mengenai 10 buku yang memberikan kesan istimewa bagi saya baik fiksi maupun non-fiksi yang menjadi. Saya juga ingin berterimakasih kepada mereka yang telah menulis beberapa buku ini, yang telah merubah sebagian besar hidup saya. Terlepas daripada itu, mungkin buku – buku dibawah ini yang saya urutkan dari belakang, bisa menjadi referensi tertentu bagi kalian yang ingin mencari buku.

10. The Curse of Baskerville – Sir Arthur Conan Doyle (Genre: Novel – Misteri Detektif)

Salah satu dari serial novel Sherlock Holmes yang terbaik menurut saya. Banyak yang bilang “The Curse of Baskerville” tidak sehebat “A Study in Scarlet”, tapi saya justru berkata sebaliknya. Saya sangat menyukai keadaan dimana misteri telah berubah menjadi ketegangan yang penuh tanda tanya. Saya mendapatkan itu di novel ini. Berbeda dengan novel – novel Agatha Christie dimana sang penulis senang memberikan petunjuk pada pembaca untuk menemukan pelakunya terlebih dulu, Conan Doyle justru hanya memberikan begitu sedikit petunjuk disini dan agak samar. Walau begitu, gaya penulisan Conan Doyle saya anggap merupakan yang terbaik dari semua novel yang saya baca. Secara keseluruhan, novel ini  menegangkan menurut saya walaupun masih kalah menegangkan dibandingkan dengan novel –novel horror pada umumnya, kalian yang menyukai cerita misteri detektif harus membaca novel yang satu ini.

9. A Child Called “It” – Dave Pelzer (Genre: Psikologi – Life Story)

Buku ini merupakan kisah nyata yang terjadi pada Dave Pelzer , yang pada masa kecilnya mengalami siksaan dan perilaku abusif dari ibunya.  Jika membaca keseluruhan trilogi buku yang ditulis Dave Pelzer mengenai kehidupannya dulu, maka kita akan tahu bahwa sang ibu sendiri juga mengalami tekanan pada masa kecilnya dimana nenek dari Dave sangat keras mendidik Ibu Dave. Satu lagi pembuktian bahwa kekerasan baik fisik (pemukulan, pelecehan) maupun mental (bullying, hinaan) tidak akan pernah menyelesaikan masalah dan kekerasan pada ujungnya akan berakhir dengan kekerasan pula atau dendam. Kasus Dave merupakan salah satu kasus terparah dan telah menjadi kasus Child Abuse nomor 3 terparah di Amerika Serikat pada masa itu. Buku ini pasti akan mengiris hati siapapun yang masih memiliki nurani.

8. Personality Plus – Florence Littauer (Genre: Psikologi – Kepribadian)

Salah satu dari 3 kompilasi buku – buku motivasi yang harus dibaca, diantaranya adalah “The Power of Thinking Big”, “How to Win Friends and Influence People”, dan “Personality Plus”. Personality Plus merupakan buku wajib yang harus dibaca oleh siapapun yang ingin lebih dalam mengenal kepribadian manusia. Buku ini membantu kita untuk lebih mengenal diri kita sendiri dan menerima segala kelebihan maupun kekurangan yang dimiliki oleh kepribadian kita sehingga kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik. Dalam buku ini ada 4 tipe kepribadian ditambah kepribadian campuran, yaitu perpaduan antara 2 atau lebih kepribadian di atas. 4 kepribadian yang dimaksud adalah Sanguinis yang Populer, Melankolis yang Sempurna, Koleris yang kuat, dan Phlegmatis yang Damai. Buku ini dilanjutkan dengan buku Pohon Kepribadian karya penulis yang sama. Saran saya, sebelum membaca buku ini bacalah terlebih dahulu 2 buku lainnya dari kompilasi buku – buku motivasi seperti yang saya sebutkan di atas.

7. Memang Hak-ku Untuk Menjadi Luar Biasa – Happy S. Tjandra (Genre: Psikologi – Motivasi)

Happy S. Tjandra sudah terkenal sebagai salah satu motivator terbaik di Indonesia. Salah satu buku-nya yang sudah menjadi bestseller diantaranya adalah “Change the World”, buku yang memberikan cara untuk mengubah hidup lewat perubahan tingkah laku kita. Buku-bukunya yang lain diantaranya adalah “MOTIV-8” dan “Look Who’s Laughing”. “Dalam buku Memang Hak-ku Untuk Menjadi Luar Biasa”, beliau menjabarkan banyak riwayat tokoh – tokoh terbesar di dunia yang ternyata tokoh – tokoh itu memiliki resep yang sama untuk berhasil, yaitu BERPIKIR POSITIF dan PERCAYA DIRI. DIbandingkan dengan buku – buku motivasi lainnya, buku ini bisa saya katakan lebih ringan karena disamping hanya memiliki kurang dari 150 halaman, dan isinya pun juga cukup sederhana. Walaupun cukup sederhana, tapi isinya penuh dengan makna dan sangat inspiratif sekali sehingga cocok untuk dibaca oleh semua kalangan, terutama mereka yang sedang mengalami keputusasaan, inferior syndrome, atau yang baru saja mengalami kegagalan dan tidak bisa mengatasinya.

6. Crooked House – Agatha Christie (Genre: Novel – Misteri Detektif)

Sebenarnya saya menyukai hampir semua novel – novel karya Agatha Christie, namun agak sulit untuk menentukan 2 novel terbaik yang akan saya tulis disini. 10 Novel terbaik karya Agatha Christie mungkin akan saya tulis di postingan berikutnya. Dalam novel Crooked House Buku Catatan Josephine), seperti biasanya Agatha Christie selalu memberikan ending yang mengejutkan. Tapi di novel ini, ending itu terlalu mengejutkan dan sangat menyentuh sekali. Dalam novel ini diceritakan mengenai seorang kakek pemimpin sebuah keluarga dalam satu rumah telah dibunuh. Pembunuh tidak diketahui dan tidak ada tanda – tanda perampokan sama sekali. Baru diketahui ternyata di dalam rumah tersebut, yang disebut Crooked House (Rumah Bobrok), salah satu penghuninya merupakan seorang pembunuh. Dan pembunuhnya adalah orang yang mungkin tidak akan pernah kita duga. Mengejutkan sekali! Dalam novel ini, petunjuk untuk menemukan pelakunya akan muncul seiring semakin banyaknya orang yang terbunuh. Satu quote dalam novel ini yang saya sukai adalah, “Pembunuh biasanya sangat angkuh, oleh karena itu apabila mereka telah membunuh, mereka biasanya tidak mau tinggal diam walaupun jika mereka diam, mungkin akan menyelamatkan mereka. Mereka akan muncul disekitar TKP untuk membuktikan kepandaiannya membunuh”.

5. Menguak Tabir Evolusi – Harun Yahya (Genre: Ilmu Alam – Biologi)

Teori evolusi sampai sekarang masih sangat kontroversial sekali. Pro dan kontra diantaranya datang dari kalangan ilmuwan dan agamis. Tapi dalam buku Harun Yahya yang berjudul Menguak Tabir Evolusi, dijelaskan mengenai kesalahan konsep dan banyaknya kelemahan serta kerapuhan dari teori evolusi. Tentu, dalam Islam, teori evolusi sama sekali tidak bisa diterima karena menganggap bahwa manusia memiliki nenek moyang berupa makhluk primata yang terus berevolusi menjadi manusia purba lalu menjadi manusia utuh. Menurut Harun Yahya, dalam teori evolusi, terdapat beberapa kelemahan diantaranya adalah penerimaan teori abiogenesis yang dicetuskan Aristoteles. Makhluk hidup bisa muncul dari sesuatu yang tidak hidup dan terjadi secara kebetulan. Adalah mustahil makhluk hidup terjadi secara kebetulan padahal kita melihat semua makhluk hidup mulai dari tingkat sel sampai organisme tersusun dalam tingkat kerumitan yang sangat tinggi dan terorganisir dengan sangat rapi. Walaupun kebetulan ini memang mungkin, tapi kemungkinannya sangat sangat kecil sekali sehingga dalam statistika pun, kejadian itu sangat mustahil. Kemudian hilangnya rantai evolusi pada hewan – hewan. Teori evolusi mengatakan dinosaurus berevolusi menjadi burung. Tapi sampai sekarang fosil antara burung dengan dinosaurus sama sekali belum ditemukan. Pernah fosil Archaeopteryx dianggap sebagai rantai itu, tapi ternyata Archaeopteryx hidup di zaman awal dinosaurus. Masih banyak kelemahan lainnya sehingga buku ini harus dibaca oleh semua umat muslim.

4. Mestakung – Yohanes Surya (Genre: Psikologi – Motivasi)

Buku yang singkat, tetapi sangat luar biasa. Dalam buku ini, selain Yohanes Surya memberikan banyak hal mengenai motivasi dan teori semesta mendukungnya, ia juga menceritakan mengenai pengalamannya menjadi mentor olimpiade untuk tim Indonesia sehingga Indonesia menjadi salah satu negara yang ditakuti dalam kancah olimpiade fisika internasional. Mengenai teori mestakung-nya (yang saya anggap dilihat dari segi fisika dan matematika tapi kurang memperhatikan dari segi psikologi), Pak Yohanes Surya mengatakan bahwa apabila terdapat suatu keadaan dimana suatu tujuan harus terpenuhi, maka seluruh bagian (semesta) akan mendukung agar tujuan itu tercapai. Dalam buku ini, saya sempat menangis dengan penuh haru ketika membaca bagian tim Indonesia yang memenangkan olimpiadefisika  internasional 2006 sebagai juara umum. Bahkan haru itu masih muncul ketika saya sedang menulis postingan ini. Rasa nasionalisme kalian akan tersentuh apabila kalian membaca buku ini dari awal sampai akhir.

3. And Then There Were None – Agatha Christie (Genre: Novel – Misteri Detektif)

Novel Agatha Christie yang terbaik. Walaupun terakhir kali saya membaca novel ini sewaktu saya masih kelas 1 SMA, tapi novel ini masih merupakan novel terbaik yang pernah saya baca. Dalam novel ini memang tidak muncul detektif – detektif andalan Agatha Christie (Hercule Poirot, Miss Marple, Tommy and Tuppence, Ms. Oliver, dan Mr. Quinn), tetapi disitulah letak ketegangannya. Novel ini adalah novel misteri detektif – tanpa detektif. Diceritakan mengenai 10 orang yang tidak mengenal satu sama lain dan dengan latar belakang berbeda diundang untuk mengikuti sebuah tur ke pulau terpencil di selatan Devon. Mereka berpikir orang yang mengundang mereka ke tur adalah teman lama mereka.Awalnya, liburan itu begitu menyenangkan dengan pulau yang indah dan suasana yang menyenangkan sampai serentetan kejadian aneh terjadi. Mereka menemukan nama orang yang mengundang mereka adalah U.N.O. yang berarti unknown. Dan satu persatu dari 10 orang itu mati terbunuh… satu-persatu… Jangan mengaku sebagai fans Agatha Christie kalau belum membaca novel yang satu ini.

2. Berpikir Positif Untuk Remaja – Norman Vincent Peale (Genre: Psikologi – Motivasi)

Buku ini telah mengubah sebagian besar hidup saya. Saya, yang awalnya adalah seorang yang selalu berpikiran negative, tidak percaya diri, dan selalu merasa inferior, berubah secara drastis. Mereka yang sangat mengenal saya pasti tahu bahwa saya yang sekarang bukanlah saya yang dulu. Dan itu semua salah satunya berkat buku ini. Dalam postingan saya sebelumnya yang berjudul “Kiat Menumbuhkan Rasa Percaya Diri”, saya sudah menyinggung sedikit mengenai buku ini. Dalam buku ini, ditulis bahwa dasar dari kesuksesan setiap remaja dalam hidup adalah berpikir positif. Jangan pernah menyabotase diri sendiri dengan berpikir negatif. Apapun sebenarnya bisa kita lakukan asalkan kita percaya. Ingatlah bahwa nasib bisa kita kendalikan (nasib, bukan takdir) dan dalam hidup tak ada cara yang lebih baik untuk menjalaninya melainkan dengan berpikir positif. Satu quote yang sampai sekarang masih saya ingat dan masih saya jalani adalah perkataan, “Jika Tuhan bersama saya, segalanya bisa saya lakukan. Jika Tuhan bersama saya, siapa yang bisa menghalangi saya?”

1. Bagaimana Mencari Kawan dan Mempengaruhi Orang Lain – Dale Carnegie (Genre: Psikologi – Motivasi)

Jujur saja saya belum menyelesaikan membaca buku ini. Tapi walaupun belum semua saya baca, buku ini dapat saya katakan adalah sebuah buku yang hebat sekali. DItulis oleh mendiang Dale Carnegie sang maestro motivasi dan pendiri yayasan Carnegie. Kiat – kiat dalam buku ini semuanya sangat bermanfaat dalam kehidupan yang lebih baik, terutama agar orang lain menyukai kita dan mengikuti apa yang kita inginkan. Agar kita disukai oleh orang lain, kita harus menyukai orang lain. Jangan pernah mengkritik, memaki, atau mengeluh kepada orang lain. Hargailah mereka semua dengan tulus dan berikan penghargaan kepada mereka. Tersenyumlah selalu, bukankah senyum itu ibadah? Bangkitkanlah minat orang lain, maka orang lain pun akan menyukai kita. Dalam buku ini saya belajar bahwa semua manusia memiliki harga diri yang tinggi sehingga semua orang ingin sekali dianggap penting. Hal ini adalah kelebihan manusia sekaligus kekurangan manusia juga. Dengan perasaan penting seperti itu, kita jadi sering mengkritik orang lain, memamerkan sesuatu pada orang lain, dsb. hanya untuk memuaskan perasaan penting kita. Dan saya juga jadi tahu bahwa tidak peduli seberapa berminat kita terhadap sesuatu, tidak ada orang lain yang berminat pada apa yang kita minati. Oleh karena itu, mereka, yang mengesampingkan minatnya, dan lebih melihat minat orang lain dan membicarakannya dengan orang itu, akan memperoleh banyak sekali keuntungan. “Bangkitkan minat dalam diri orang lain. Dia yang bisa melakukan ini akan memiliki seluruh dunia bersamanya. DIa yang tidak bisa akan berjalan di jalan yang sepi.” Buku terhebat yang pernah saya baca.

Tentang Joevarian

Just an ordinary boy (or guy maybe? whatever!) who dreams for some unordinary things...
Pos ini dipublikasikan di Litterature, The Words dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s